Jumat, 01 Juni 2012
BAB 3 ILMU BUDAYA DASAR
KESUSASTRAAN DAN ILMU BUDAYA DASAR
Sastra adalah sebuah karangan yang indah, sebuah sastra yang indah terdiri dari tema, amanat, dan strukturnya . Sebuah sastra biasanya bercerita tentang fakta-fakta yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat .
Sastra yang indah, akan mengajak orang untuk mengutarakan masalah-masalah hidup, mengajak orang untuk berfikir positif dan lain-lain. Dan, karya sastra tidaklah hanya bercerita tentang kehidupan manusia, karya sastra dapat bercerita tentang apapun .
Sastra yang lebih banyak ditemui adalah sastra yang menyangkut dengan kehidupan manusia, biasanya tentang makna dari kehidupan-kehidupan seperti ; cinta, kasih sayang, penderitaan, perjuangan, kebahagiaan, dan lainnya . Sastra pun memiliki beberapa nilai yang terkandung di dalamnya, seperti ;
a. Nilai Hedonik : nilai yang diberikan untuk kesenangan pembaca
b. Nilai Artistik : nilai yang menggambarkan suatu seni/gambar
c. Nilai Kultural : nilai yang mengandung nilai kebudayaan
d. Nilai Etis : nilai yang memberikan ajaran moral,etika, dan agama
e. Nilai Praktis : nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Sastra memiliki banyak bentuk, yaitu;
-Puisi
-Cerita Fiksi
-Cerita Pendek
-Novel
-Drama
-Dll .
Ilmu Budaya Dasar sangatlah berkaitan dengan kesusastraan, karena sastra itu merupakan suatu budaya juga, budaya dalam bentuk tulisan . Banyak macam bentuk sastra di bangsa Indonesia, dan banyak pula macam ragam budaya di Indonesia, sehingga Negara Indonesia ini adalah multikultural .
BAB 2 ILMIU BUDAYA DASAR
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
A. MANUSIA
Dalam ilmu eksakta, manusia dipandng sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia), manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika), manusia merupakan makhluk biologisyang tergolong dalam golongan makhluk mamalia (biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial manusia merupakanmakhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi), manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik) makhluk yang berbudaya, sering disebut homo-humanus (filsafat), dan lain sebagainya.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia
1) Manusia terdiri dari empat unsur terkait, yaitu
a. Jasad,
b. Hayat.
c. Ruh,
d. Nafs.
2) Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu :
a. Id, merupakan libido murni,atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran (unconcious). Terkurung dari realitas dan pengaruh sosial, Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingsual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual, atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan.
b. Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
c. Superego, merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua.
B. HAKEKAT MANUSIA
a. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
b. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya. Terdiri dari dua hal,yaitu
perasaan inderawi dan perasaan rohani. Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia,misalnya:
1) Perasaan intelektual,
2) Perasaan estetis,
3) Perasaan etis,
4) Perasaan diri,
5) Perasaan sosial,
6) Perasaan religius.
c. Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
d. Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.
C. KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
Francis L.K Hsu, sarjana Amerika keturunan Cina yang mengkombinasikan dalam dalam dirinya keahlian di dalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesusastraan cina klasik. Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat Barat, dimana konsep individu itu mengambil tempat yang amat penting. Biasanya menganalisis jiwa manusia dengan terlampaui banyak menekan kepada pembatasan konsep individu sebagai kesatuan analisis tersendiri.
Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu, hanya sebagai subyek yang terkandung dlam batas individu yang terisolasi, maka Hsu telah mengembangkan suatu konsepsi, bahwa dalam jiwa manusia sebagai makhluk sosial budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar dan pribadi. Nomor 7 dan nomor D disebut daerah tak sadar dan sub sadar. Kedua lingkaran itu berada di daerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak ke dalam. Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious). Lingkaran it terdiri dari pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan yang disadari oleh si individu yang bersangkutan,tetapi disimpannya saja di dalam alam jiwanya sendiri dan tak dinyatakan kepada siapapun juga dalam lingkungannya. Hal itu disebabkan ada kemungkinan, bahwa :
a) Ia takut salah dan takut dimarahi orang apabila ia menyatakannya, atau karena ia punya maksud jahat.
b) Ia sungkan menyatakannya, atau karena belum yakin bahwa ia akan mendapat respons dan pengertian yang baik dari sesamanya, atau takut bahwa walaupun diberi respons, respons itu sebenarnya tak diberikkan dengan hati yang ikhlas atau juga karena ia takut ditolak mentah-mentah.
c) Ia malu karena taku ditertawakan, atau karena ada perasaan bersalah yang mendalam.
d) Ia tidak bisa menemukan kata-kata atau perumusan yang cocok untuk menyatakan gagasan yang bersangkutan tadi kepada sesamanya.
Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini di dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran-pikiran, gagasan-gagasan, dan perasaan-perasaan yang dapat dinyatakan secara terbuka oleh si individu kepada sesamanya.
Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib, mengandung konsepsi tentang orang-orang, binatang-binatang, atau benda-benda yang oleh si individu diajak bergaul secara mesra dan karib, yang bisa dipakai sebagai tempat berlindung dan tempat mencurahkan isi hati apabila ia sedang terkena tekanan batin atau dikejar-kejar oleh kesedihan dan oleh masalah-masalah hidup yang menyulitkan.
Nomor 2 disebut lingkungan hubungan berguna, tidak lagi ditandai oleh sikap sayang dan mesra, melainkan ditentukan oleh fungsi kegunaan dari orang, binatang atau benda-benda itu bagi dirinya.
Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh, terdiri dari pikiran dan sikap dalam alam jiwa manusia tentang manusia, benda-benda, alat-alat, pengetahuan dan adat yang ada dalam kebudayaan dan masyarakat sendiri, tetapi yang jarang sekali mempunyai arti dan pengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari. Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar, terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan yang hampir sama dengan pikiran yang terletak dalam lingkungan nomor 1, hanya bedanya terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan tentang orang dan hal yang terletak di luar masyarakat dan negara Indonesia, dan ditanggapi oleh individu bersangkutan dengan sikap masa bodoh.
D. PENGERTIAN KEBUDAYAAN Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukkan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu. Herkovis memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang superorganic, karena kebudayaan yang turun temurun dari generasi ke generasi hidup terus.
Dalam sehari-hari istilah kebudayaan sering diartikan sama dengan kesenian, terutama seni suara dan seni tari. Kebudayaan dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya.”.
E.B.Tylor (1871) mendefinisikan bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan sebagai anggota masyarakat. Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.
E. UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN Melville J. Herkovits mengajukan pendapatnya tentang unsur kebudayaan menmpunyai empat unsur, yaitu alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga dan kekuatan politik. Sedangkan Broinslaw Malinowski mengatakan unsur-unsur itu terdiri dari sistem norma, organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga ataupun petugas pendidikan, dan organisasi kekuatan.
C.Kluckhohn dalam karyanya berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan ada tujuh kebudayaan universal,yaitu :
1. Sistem Religi (sistem kepercayaan)
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
3. Sistem Pengetahuan
4. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi
5. Sistem Teknologi dan Peralatan
6. Bahasa
7. Kesenian.
F. WUJUD KEBUDAYAAN
Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu,
1. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia.
2. Kompleks aktivitas.
3. Wujud sebagai benda.
G. ORIENTASI NILAI BUDAYA
Menurut C.Kluckhohn dalam karyanya Variation in Value Orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu :
1. Hakekat hidup manusia (MH)
2. Hakekat karya manusia (MK)
3. Hakekat waktu manusia (WM)
4. Hakekat alam manusia (MA)
5. Hakekat hubungan manusia (MN)
H. PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
1. Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri.
2. Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Perubahan ini, selain karena jumlah penduduk dan komposisinya, juga karena adanya difusi kebudayaan, penemuan-penemuan baru, khususnya teknologi dan inovasi.
Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalamsuatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap-sikap dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan, antara lain aturan-aturan, norma-norma yang digunakan sebagai pegangan dalam kehidupan, juga teknologi, selera, rasa keindahan (kesenian), dan bahasa.
I. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain, proses dialektis tercipta melalui tiga tahap, yaitu :
1. Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2. Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif.
3. Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disegrap kembali oleh manusia.
Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat atu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan.
BAB 1 ILMU BUDAYA DASAR
ILMU BUDAYA DASAR
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas.
Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.
Maksud Ilmu Budaya Dasar
Maksud dasar dari IBD ini tidak lain adalah untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji berbagai persoalan budaya serta persoalan yang dihadapi manusia. Selain itu IBD tidak bermaksud menggambarkan disiplin ilmu yang merujuk hanya satu bidang saja, melainkan mengambarkan berbagai disiplin ilmu termasuk di dalamnya pengetahuan budaya (the humanities). Di samping itu, IBD turut serta dalam pengembangan kerpibadian bagi kita yang mempelajarinya. Dengan mempelajarinya kita memperoleh banyak wawasan dan pemikiran. Sehingga dengan begitu kita bisa menjadi lebih kritis terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut diri kita, orang lain mapun alam sekitar kita.
Maksud ILMU SOSIAL DASAR yang berhubungan dengan ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang di wujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian (fakta, konsep, teori)yang berasal dari berbagai bidang pengetahuankeahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial.
Dan hubungan yang terjadi antara Ilmu Budaya Dasar dengan Ilmu Sosial Dasar adalah dimana mahasiswa atau pelajar di ajarkan untuk menyelesaikan seluruh masalah atau gejala-gejala yang terjadi di dalam masyarakat, sehingga mahasiswa dapat beraktualisasi diri dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat.
ISD diharapkan mempelajari dan memahami adanya:
Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
Maslah individu, keluarga, masyarakat.
Masalah pemuda, dan sosialisasi.
Masalah hubungan antar warga dan Negara.
Masalah pelapisan social dan kesamaan derajat.
Masalahmasyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
Masalah pertentangan-pertentangan social dan integrasi.
Pemanfaatan IPTEK bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara IBD adalah:
Manusia dan cinta kasih
Manusia dan keindahan
Manusia dan penderitaan
Manusia dan keadilan
Manusia dan pandangan hidup
Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
Manusia dan kegelisahan
Manusia dan harapan
Setelah melihat perbedaan kedua mata kuliah ini, baru lah kita jelas arah dari keduanya. peka terhadap lingkungan), dan pandai menempatkan diri. Sementara dalam IBD, lebih kepada kepribadian yang diharapkan, berdasarkan nilai-nilai yang diakui masyarakat. Atau dengan kata lain, pribadi yang diharapkan dari masyarakat. Mata kuliah ini bukannya mengajarkan kita menjadi orang lain. Perlu diingat bahwa terkadang ego dibutuhkan oleh kita sebagai manusia (secara individual). Namun kita juga hidup bersama-sama dengan orang lain di dunia yang semakin sempit ini. Jadi akan lebih baik, bila kita saling berbagi, dan saling menghargai.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas.
Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.
Maksud Ilmu Budaya Dasar
Maksud dasar dari IBD ini tidak lain adalah untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji berbagai persoalan budaya serta persoalan yang dihadapi manusia. Selain itu IBD tidak bermaksud menggambarkan disiplin ilmu yang merujuk hanya satu bidang saja, melainkan mengambarkan berbagai disiplin ilmu termasuk di dalamnya pengetahuan budaya (the humanities). Di samping itu, IBD turut serta dalam pengembangan kerpibadian bagi kita yang mempelajarinya. Dengan mempelajarinya kita memperoleh banyak wawasan dan pemikiran. Sehingga dengan begitu kita bisa menjadi lebih kritis terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut diri kita, orang lain mapun alam sekitar kita.
Maksud ILMU SOSIAL DASAR yang berhubungan dengan ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang di wujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian (fakta, konsep, teori)yang berasal dari berbagai bidang pengetahuankeahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial.
Dan hubungan yang terjadi antara Ilmu Budaya Dasar dengan Ilmu Sosial Dasar adalah dimana mahasiswa atau pelajar di ajarkan untuk menyelesaikan seluruh masalah atau gejala-gejala yang terjadi di dalam masyarakat, sehingga mahasiswa dapat beraktualisasi diri dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat.
ISD diharapkan mempelajari dan memahami adanya:
Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
Maslah individu, keluarga, masyarakat.
Masalah pemuda, dan sosialisasi.
Masalah hubungan antar warga dan Negara.
Masalah pelapisan social dan kesamaan derajat.
Masalahmasyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
Masalah pertentangan-pertentangan social dan integrasi.
Pemanfaatan IPTEK bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara IBD adalah:
Manusia dan cinta kasih
Manusia dan keindahan
Manusia dan penderitaan
Manusia dan keadilan
Manusia dan pandangan hidup
Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
Manusia dan kegelisahan
Manusia dan harapan
Setelah melihat perbedaan kedua mata kuliah ini, baru lah kita jelas arah dari keduanya. peka terhadap lingkungan), dan pandai menempatkan diri. Sementara dalam IBD, lebih kepada kepribadian yang diharapkan, berdasarkan nilai-nilai yang diakui masyarakat. Atau dengan kata lain, pribadi yang diharapkan dari masyarakat. Mata kuliah ini bukannya mengajarkan kita menjadi orang lain. Perlu diingat bahwa terkadang ego dibutuhkan oleh kita sebagai manusia (secara individual). Namun kita juga hidup bersama-sama dengan orang lain di dunia yang semakin sempit ini. Jadi akan lebih baik, bila kita saling berbagi, dan saling menghargai.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
Senin, 16 Januari 2012
BIOGRAFI TITLE OF A REGRET
Genres: Rock / Post-Hardcore / screamo
Management: Didi || 087879116106
Artist Bio
TITLE OF A REGRET
Supported by :
BEKASI MUSIK INDIE
SOMETHING CLOTH
Terbentuk pada awal tahun 2008 dengan genre Screamo yang formasi awalnya adalah Imam Prabowo (Vocal), Wahyu Ramanto (Guitar), Rizky Nanda Saputra (Guitar), Dicky Sulistiyo (Bass), dan Didi Darmadi (Drum). Awalnya band ini bernama “LITTLE FRIENDSHIP” dan berganti nama menjadi “TITLE OF A REGRET”. Pada awal mulanya kita sering mengcover lagu-lagu dari The Devil Wears Prada dan Killing Me Inside, mak...a dari itu mereka sangat mempengaruhi musik kita walau pun personil mempunyai influence dan karakter bermain yang berbeda-beda. Seiring berjalannya waktu, Wahyu Ramanto (Guitar) mengundurkan diri dan digantikan oleh Dicky Permana (Guitar) dan disusul oleh Imam Prabowo (Vocal) yang mengundurkan diri dan digantikan oleh Annisa Dewi Pertiwi (Vocal). Setelah release single perdana “Forgive Me” Dicky Permana (Guitar) mengundurkan diri dan digantikan oleh Reno (Guitar), dan kemudian kita merasa butuh nuansa Keyboard/Synth maka masuklah Caesar Agung (Keyboard) pada pertengahan tahun 2011. Semenjak saat itu kita memutuskan untuk berjalan dengan formasi 6 orang yaitu Annisa Dewi Pertiwi (Vocal), Reno (Guitar), Rizky Nanda Saputra (Guitar), Dicky Sulistiyo (Bass), Caesar Agung (Keyboard), dan Didi Darmadi (Drum). Dengan formasi yang sekarang ini kita mengganti genre yaitu menjadi Post Hardcore dan ter influence oleh Asking Alexandria, Eyes Set To Kill, Attack Attack!, Alesana, The Devil Wears Prada. www.reverbnation.com/toar
Management: Didi || 087879116106
Artist Bio
TITLE OF A REGRET
Supported by :
BEKASI MUSIK INDIE
SOMETHING CLOTH
Terbentuk pada awal tahun 2008 dengan genre Screamo yang formasi awalnya adalah Imam Prabowo (Vocal), Wahyu Ramanto (Guitar), Rizky Nanda Saputra (Guitar), Dicky Sulistiyo (Bass), dan Didi Darmadi (Drum). Awalnya band ini bernama “LITTLE FRIENDSHIP” dan berganti nama menjadi “TITLE OF A REGRET”. Pada awal mulanya kita sering mengcover lagu-lagu dari The Devil Wears Prada dan Killing Me Inside, mak...a dari itu mereka sangat mempengaruhi musik kita walau pun personil mempunyai influence dan karakter bermain yang berbeda-beda. Seiring berjalannya waktu, Wahyu Ramanto (Guitar) mengundurkan diri dan digantikan oleh Dicky Permana (Guitar) dan disusul oleh Imam Prabowo (Vocal) yang mengundurkan diri dan digantikan oleh Annisa Dewi Pertiwi (Vocal). Setelah release single perdana “Forgive Me” Dicky Permana (Guitar) mengundurkan diri dan digantikan oleh Reno (Guitar), dan kemudian kita merasa butuh nuansa Keyboard/Synth maka masuklah Caesar Agung (Keyboard) pada pertengahan tahun 2011. Semenjak saat itu kita memutuskan untuk berjalan dengan formasi 6 orang yaitu Annisa Dewi Pertiwi (Vocal), Reno (Guitar), Rizky Nanda Saputra (Guitar), Dicky Sulistiyo (Bass), Caesar Agung (Keyboard), dan Didi Darmadi (Drum). Dengan formasi yang sekarang ini kita mengganti genre yaitu menjadi Post Hardcore dan ter influence oleh Asking Alexandria, Eyes Set To Kill, Attack Attack!, Alesana, The Devil Wears Prada. www.reverbnation.com/toar
Kamis, 12 Januari 2012
Forgive Me by Title of a Regret (TOAR)
the white of memory's gone
from everything you made
i tired with my life because
alone without you here
tell me, tell me what can
i do to make you believe
it's all around in my head
slowly it's killing me
(#)i cannot breath in my sins
so wrong
(*)forgive me for all my mistake
that make you go away
i'm sorry please forgive me
i'll never let you go
(+)i just want your love like the first time i saw you
when i touch on your lips
we'll never forget it anymore
but now you're saying good bye
now only regret that
I feel and fear, but I know
It's my fault so I promise
to never do it again
tell me, tell what you need
from me to bring you back
you won't left me here
but you don't look back for me
(back to #,*,+)
he's calling your name
so take his hand (come on4x)
his heart is melting
so can you see (wake up4x)
let see the really love
from everything you made
i tired with my life because
alone without you here
tell me, tell me what can
i do to make you believe
it's all around in my head
slowly it's killing me
(#)i cannot breath in my sins
so wrong
(*)forgive me for all my mistake
that make you go away
i'm sorry please forgive me
i'll never let you go
(+)i just want your love like the first time i saw you
when i touch on your lips
we'll never forget it anymore
but now you're saying good bye
now only regret that
I feel and fear, but I know
It's my fault so I promise
to never do it again
tell me, tell what you need
from me to bring you back
you won't left me here
but you don't look back for me
(back to #,*,+)
he's calling your name
so take his hand (come on4x)
his heart is melting
so can you see (wake up4x)
let see the really love
Langganan:
Postingan (Atom)

